BPJS Kesehatan merupakan program jaminan kesehatan nasional yang memberikan perlindungan biaya pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.
Dengan menjadi peserta aktif, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan di fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga perawatan di rumah sakit sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepesertaan BPJS Kesehatan menjadi salah satu hal penting karena dapat membantu meringankan biaya pengobatan yang nilainya bisa cukup besar.
Selain itu, peserta juga berhak memperoleh berbagai manfaat layanan kesehatan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Saat ini, proses pendaftaran semakin praktis karena dapat dilakukan secara online melalui aplikasi Mobile JKN.
Dengan layanan digital tersebut, calon peserta tidak perlu lagi datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan registrasi.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Sebelum melakukan pendaftaran, pastikan seluruh dokumen pendukung telah tersedia agar proses verifikasi berjalan lebih cepat.
Berikut beberapa dokumen yang diperlukan:
- e-KTP yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) aktif.
- Kartu Keluarga (KK).
- Buku tabungan atau rekening bank yang mendukung sistem autodebet, seperti BRI, BNI, Mandiri, atau BTN.
- Nomor telepon yang masih aktif untuk menerima kode verifikasi (OTP).
- Alamat email yang masih digunakan.
- Pas foto ukuran 3×4 apabila diperlukan. Untuk pendaftaran melalui Mobile JKN, biasanya cukup menggunakan foto digital atau verifikasi wajah.
Sementara itu, Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja di Indonesia minimal enam bulan juga harus melampirkan:
- Paspor yang masih berlaku.
- KITAS atau KITAP.
Cara Daftar BPJS Kesehatan Lewat Mobile JKN
Pendaftaran BPJS Kesehatan melalui Mobile JKN dapat dilakukan langsung dari ponsel.
Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Mobile JKN melalui Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi, lalu pilih menu Daftar dan lanjutkan ke Pendaftaran Peserta Baru.
- Baca syarat dan ketentuan, kemudian centang persetujuan.
- Masukkan NIK sesuai e-KTP beserta kode captcha.
- Sistem akan menampilkan anggota keluarga yang belum terdaftar sebagai peserta.
- Lengkapi seluruh data yang diminta, termasuk alamat domisili, fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), serta pilihan kelas perawatan.
- Pilih bank untuk pembayaran autodebet, kemudian masukkan nomor rekening.
- Lakukan proses verifikasi melalui email atau nomor telepon yang telah didaftarkan.
- Setelah proses selesai, sistem akan memberikan Nomor Virtual Account (VA).
- Bayarkan iuran pertama agar kepesertaan dapat segera diproses menjadi aktif.
Perlu diketahui bahwa aktivasi kepesertaan memerlukan proses verifikasi. Oleh karena itu, sebaiknya pendaftaran dilakukan sebelum benar-benar membutuhkan layanan kesehatan.
Tips Agar Pendaftaran Berjalan Lancar
Agar proses registrasi tidak mengalami kendala, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Berikut beberapa halnya:
- Pastikan data NIK sudah sesuai dengan database Dukcapil.
- Gunakan rekening bank yang masih aktif untuk kebutuhan autodebet.
- Pilih fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang lokasinya paling dekat dengan tempat tinggal.
- Gunakan nomor telepon dan alamat email yang masih aktif agar proses verifikasi berjalan lancar.



