Kabar penting bagi pencari kerja di sektor pemerintahan. Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Hak Asasi Manusia Tahun 2025 resmi dibuka mulai 7 Januari 2026.
Pemerintah menyiapkan 500 formasi PPPK yang tersebar di unit pusat dan 38 kantor wilayah di seluruh Indonesia.
Rekrutmen ini menjadi bagian dari upaya penguatan kelembagaan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang hak asasi manusia.
Tentang Seleksi PPPK KemenHAM 2025
Tujuan Pembukaan Formasi PPPK
Seleksi PPPK ini digelar untuk menjaring sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan memiliki pengalaman kerja relevan. Seluruh proses rekrutmen dilaksanakan oleh Kementerian Hak Asasi Manusia bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara.
Kesempatan ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat dan siap ditempatkan di unit kerja pusat maupun daerah.
Rincian Formasi PPPK KemenHAM 2025
Dalam seleksi tahun ini, KemenHAM membuka lima jabatan utama dengan rincian sebagai berikut:
- Analis Sumber Daya Manusia Ahli Pertama: 242 formasi
- Perencana Ahli Pertama: 82 formasi
- Penata Layanan Operasional: 108 formasi
- Pengelola Layanan Operasional: 66 formasi
- Apoteker Ahli Pertama: 2 formasi
Formasi tersebut ditempatkan di berbagai unit kerja, antara lain Sekretariat Jenderal, Inspektorat Jenderal, Direktorat Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Pusat Data dan Informasi HAM, hingga kantor wilayah KemenHAM di seluruh provinsi.
Syarat Umum dan Khusus Pelamar
Ketentuan Umum yang Wajib Dipenuhi
Pelamar PPPK KemenHAM 2025 harus memenuhi persyaratan dasar berikut:
- WNI berusia 20–40 tahun saat pendaftaran
- Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Setia kepada Pancasila dan UUD 1945
- Tidak pernah dipidana penjara 2 tahun atau lebih
- Tidak berstatus CPNS, PNS, PPPK aktif, TNI, atau Polri
- Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik
Selain itu, pelamar wajib memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun sesuai jabatan yang dilamar.
Persyaratan Khusus Tiap Jabatan
Setiap jabatan memiliki ketentuan tambahan, di antaranya:
- Analis SDM Aparatur: pengalaman di bidang kepegawaian atau SDM
- Perencana Ahli Pertama: pengalaman penyusunan atau evaluasi kebijakan dan program
- Apoteker Ahli Pertama: lulusan S1 Farmasi, memiliki sertifikat profesi, STRA aktif, serta pengalaman di fasilitas kefarmasian
Tata Cara Pendaftaran PPPK KemenHAM
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi sscasn.bkn.go.id. Pelamar hanya diperbolehkan:
- Mendaftar satu jabatan
- Memilih satu unit kerja penempatan
Dokumen yang harus diunggah meliputi:
- Surat lamaran bermaterai
- Surat pernyataan
- Surat keterangan pengalaman kerja
- e-KTP dan pas foto formal
- Ijazah, transkrip nilai, serta dokumen pendukung lainnya
KemenHAM menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya dan pelamar diminta waspada terhadap segala bentuk penipuan.
Tahapan dan Sistem Seleksi
Proses seleksi PPPK KemenHAM 2025 terdiri dari beberapa tahap:
- Seleksi administrasi (menggugurkan)
- Seleksi kompetensi CAT BKN
- Seleksi kompetensi teknis tambahan (esai)
Seleksi CAT BKN mencakup:
- Kompetensi teknis
- Manajerial
- Sosial kultural
- Wawancara integritas dan moralitas
Nilai CAT memiliki bobot 50 persen, sementara tes esai teknis juga berbobot 50 persen. Kelulusan ditentukan berdasarkan peringkat tertinggi sesuai formasi.
Jadwal Penting PPPK KemenHAM 2025
Berikut jadwal resmi yang perlu diperhatikan:
- Pengumuman seleksi: 31 Desember 2025 – 14 Januari 2026
- Pendaftaran online: 7 – 23 Januari 2026
- Seleksi administrasi: akhir Januari 2026
- Tes kompetensi CAT BKN: 11 – 17 Februari 2026
- Pengumuman hasil akhir: 11 April 2026
Seluruh informasi resmi hanya diumumkan melalui laman sscasn.bkn.go.id dan kemenham.go.id.
Penutup
Dibukanya seleksi PPPK KemenHAM 2025 menjadi peluang besar bagi tenaga profesional yang ingin berkarier di bidang hak asasi manusia. Dengan formasi yang tersebar luas dan sistem seleksi berbasis kompetensi, pemerintah berharap dapat memperoleh aparatur yang berintegritas dan berkualitas.
Bagi calon pelamar, pastikan seluruh persyaratan dipenuhi dan pendaftaran dilakukan tepat waktu agar peluang lolos semakin besar.


