Banyak masyarakat bertanya-tanya mengapa mereka tidak lagi menerima bantuan sosial, padahal sebelumnya rutin mendapatkan.
Ada juga yang merasa memenuhi syarat, tetapi namanya tidak muncul sebagai penerima. Penting dipahami bahwa bansos tidak diberikan secara permanen.
Pemerintah secara berkala memperbarui data penerima agar bantuan benar-benar sampai kepada warga yang paling membutuhkan.
Melalui proses pemutakhiran data, ada penerima yang tetap mendapat bantuan, ada yang baru masuk daftar, dan ada pula yang dicoret karena dianggap tidak lagi memenuhi kriteria.
Alasan Tidak Lagi Menerima Bansos
Beberapa faktor utama yang menyebabkan seseorang tidak lagi terdaftar sebagai penerima:
- Pemutakhiran DTSEN: Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional terus diperbarui oleh Kemensos bersama BPS. Penerima yang sudah tidak layak akan dihapus.
- Inclusion error: Bantuan dihentikan bagi masyarakat yang kondisi ekonominya sudah membaik agar dialihkan kepada yang lebih membutuhkan.
Penyebab Umum Dicoret dari Daftar Bansos
- Kondisi ekonomi membaik
Jika hasil pendataan menunjukkan kesejahteraan meningkat, bantuan dihentikan. - Data penerima selalu diperbarui
Penerima lama bisa saja tidak masuk lagi, sementara penerima baru ditambahkan sesuai syarat. - Tidak lolos verifikasi dan validasi
Ketidaksesuaian alamat, data kependudukan, atau kondisi ekonomi bisa membuat status dihentikan.
Indikator yang Menentukan Kelayakan
Pemerintah menilai kelayakan penerima melalui indikator DTSEN, antara lain:
- Pinjaman atau kredit aktif
- Kepemilikan aset dan pengeluaran tinggi
- Pekerjaan dengan penghasilan tetap (ASN, TNI/Polri, pegawai BUMN/BUMD)
- Kondisi keuangan mapan (BPJS mandiri kelas 1/2, saldo tabungan besar, transaksi keuangan aktif)
Apa Itu Desil Bansos?
Desil bansos adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan:
- Desil 1: sangat miskin
- Desil 2: miskin
- Desil 3: hampir miskin
- Desil 4: rentan miskin
- Desil 5: ekonomi pas-pasan
- Desil 6–10: menengah hingga mampu
Pemerintah memprioritaskan kelompok desil bawah. Masyarakat di desil 6–10 berpeluang tidak lagi menerima bantuan.
Penyebab Tidak Dapat Bansos
Selain faktor ekonomi, ada kondisi lain:
- Data kependudukan belum diperbarui
- NIK atau KK tidak sesuai
- Alamat tidak ditemukan saat survei
- Penerima meninggal dunia
- Perubahan anggota keluarga yang memengaruhi kelayakan
Langkah Jika Tidak Lagi Menerima Bansos
Bagi masyarakat yang merasa masih memenuhi syarat:
- Cek status bansos melalui situs/aplikasi Kemensos dengan NIK KTP
- Pastikan data kependudukan sesuai
- Ajukan pembaruan data lewat RT/RW, kelurahan, desa, atau dinas sosial
- Gunakan fitur Usulan di aplikasi Cek Bansos
- Hubungi layanan pengaduan Kemensos jika ada dugaan kesalahan data
Cara Cek Penerima Bansos
Untuk memastikan status penerima:
- Buka https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK KTP
- Isi kode captcha
- Klik “Cari Data”
Sistem akan menampilkan status penerima, jenis bansos, dan data lainnya jika nama terdaftar
Kesimpulan
Tidak lagi menerima bansos bisa terjadi karena kondisi ekonomi membaik, data diperbarui, atau tidak lolos verifikasi.
Dengan rutin memperbarui data kependudukan dan memantau melalui layanan resmi Kemensos, masyarakat dapat memastikan status kepesertaan dan meminimalkan kesalahan data penerima.



