Kabar Gembira Januari 2026: Pemerintah Mulai Salurkan 3 Jenis Bansos, BPNT Tahap 4 Susulan Ikut Cair
Kabar Gembira Januari 2026: Pemerintah Mulai Salurkan 3 Jenis Bansos, BPNT Tahap 4 Susulan Ikut Cair. Pencairan bantuan sosial (bansos) Januari 2026 menjadi kabar baik bagi masyarakat. Pemerintah terpantau mulai menyalurkan sejumlah bansos, baik bansos reguler maupun bantuan pendidikan untuk anak sekolah.
Bansos ini sangat membantu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam memenuhi kebutuhan kesehatan, pendidikan, dan pangan di awal tahun baru.
Bansos PBI JK BPJS Kesehatan Aktif Januari 2026
Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) ditujukan bagi masyarakat miskin dan rentan. Melalui program ini, KPM bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis menggunakan BPJS Kesehatan, baik rawat jalan maupun rawat inap.
Jika muncul notifikasi “PBI aktif berhasil didaftarkan kembali dari BPJS”, artinya kepesertaan BPJS yang dibiayai pemerintah telah diperpanjang dan aktif hingga periode Januari 2026. Dengan status aktif, peserta dapat langsung mengakses fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS.
Program Indonesia Pintar (PIP) 2026 Masih Bisa Dicairkan
Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bansos pendidikan dari Kemendikdasmen untuk siswa dari keluarga kurang mampu. Pemerintah memperpanjang masa aktivasi rekening PIP hingga 31 Januari 2026 agar dana bisa dicairkan tepat sasaran.
Penyaluran PIP termin 3 diketahui belum merata, sehingga sebagian penerima masih menunggu pencairan.
Nominal Bantuan PIP per Tahun:
- Murid TK: Rp450.000
- Murid SD kelas 1–5: Rp450.000
- Murid SD kelas 6: Rp225.000
- Murid SMP kelas 7–8: Rp750.000
- Murid SMP kelas 9: Rp375.000
- Murid SMA kelas 10–11: Rp1.800.000
- Murid SMA kelas 12: Rp900.000
Mulai tahun 2026, pemerintah resmi menerapkan Wajib Belajar 13 Tahun dari TK hingga SMA. Target penerima PIP murid TK mencapai 888 ribu anak.
Jika saldo PIP belum masuk, penerima disarankan mengecek status di:
- https://pip.kemendikdasmen.go.id
Perbaikan data dapat dilakukan melalui Aplikasi Cek Bansos menggunakan fitur Usul/Sanggah atau pembaruan data DTSEN.
BPNT Tahap 4 Tahun 2025 Susulan Mulai Diproses
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) merupakan bansos reguler dari Kementerian Sosial (Kemensos) dengan nilai Rp200.000 per bulan. BPNT disalurkan dalam 4 tahap setiap tahun, masing-masing sebesar Rp600.000 per tahap (3 bulan).
BPNT menyasar sekitar 18,3 juta KPM, dengan prioritas Desil 1–5 dalam DTSEN.
Hingga awal Januari 2026, memang belum ada surat resmi dari Kemensos terkait perpanjangan BPNT Tahap 4 Tahun 2025. Namun, per 2 Januari 2026, sejumlah KPM mendapati status “Standing Instruction (SI)”, yang menandakan dana BPNT akan segera ditransfer ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Artinya, BPNT Tahap 4 2025 yang belum cair akan dibayarkan secara susulan.
Kesimpulan
Awal Januari 2026 membawa kabar baik bagi masyarakat penerima bansos. PBI JK BPJS aktif, PIP masih bisa dicairkan, dan BPNT Tahap 4 susulan mulai diproses. Pastikan data kepesertaan selalu diperbarui agar tidak tertinggal pencairan.


