Cara daftar bansos melalui Perlinsos Digital menjadi informasi yang banyak dicari masyarakat. Pemerintah telah meluncurkan Perlinsos Digital sebagai sistem perlindungan sosial terintegrasi pertama di Indonesia yang bertujuan mempermudah proses pendaftaran bantuan sosial (bansos) sekaligus meningkatkan ketepatan sasaran penerima.
Melalui platform ini, proses pengajuan bansos dilakukan secara digital, mulai dari verifikasi data hingga penentuan kelayakan penerima. Sistem tersebut juga terhubung dengan berbagai instansi pemerintah sehingga validasi data dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.
Apa Itu Perlinsos Digital?
Perlinsos Digital merupakan platform yang dikembangkan pemerintah untuk mengintegrasikan layanan perlindungan sosial dalam satu sistem.
Sebelumnya, proses pendaftaran bansos sering memerlukan waktu yang cukup lama karena harus melalui berbagai tahapan verifikasi secara manual. Selain itu, perbedaan data antarinstansi juga kerap menyebabkan keterlambatan maupun ketidaktepatan penerima bantuan.
Dengan hadirnya Perlinsos Digital, seluruh proses dilakukan secara real-time, transparan, dan terintegrasi. Sistem ini diharapkan mampu memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi syarat.
Pemerintah juga mengoptimalkan penggunaan platform ini untuk mendukung penyaluran anggaran perlindungan sosial yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahun agar lebih tepat sasaran.
Syarat Daftar Bansos Lewat Perlinsos Digital
Sebelum mengajukan bantuan sosial melalui Perlinsos Digital, masyarakat perlu menyiapkan beberapa persyaratan berikut:
- Memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang sudah aktif.
- Mengetahui PIN IKD untuk proses login.
- Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.
- Menyiapkan nomor pelanggan PLN sebanyak 12 digit untuk proses verifikasi.
Cara Daftar Bansos Melalui Perlinsos Digital
Pendaftaran bansos melalui Perlinsos Digital dapat dilakukan secara online dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
- Siapkan IKD beserta PIN yang telah diaktifkan.
- Buka laman resmi Perlinsos Digital.
- Login menggunakan akun IKD.
- Lakukan verifikasi wajah sesuai petunjuk sistem.
- Pilih jenis bantuan sosial yang ingin diajukan, seperti PKH atau BPNT.
- Masukkan nomor pelanggan PLN sebanyak 12 digit.
- Klik menu Ajukan Bantuan.
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil verifikasi kelayakan secara otomatis.
Apabila terdapat data yang tidak sesuai, masyarakat dapat langsung mengajukan sanggahan melalui portal yang sama agar data dapat diperbaiki.
Cara Kerja Perlinsos Digital
Perlinsos Digital bekerja dengan menghubungkan data dari berbagai instansi pemerintah secara langsung sehingga proses verifikasi menjadi lebih cepat dan akurat.
Adapun instansi yang telah terintegrasi dalam sistem ini meliputi:
- Badan Kepegawaian Negara (BKN).
- Kementerian Sosial.
- Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
- Badan Pusat Statistik (BPS) melalui DTSEN.
- PT PLN.
- BPJS Ketenagakerjaan.
- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
- Korlantas Polri/Samsat.
Integrasi data tersebut membantu pemerintah memverifikasi kondisi sosial dan ekonomi calon penerima bansos secara lebih transparan, sehingga potensi kesalahan data dapat diminimalkan.
Hasil Uji Coba Perlinsos Digital
Sebelum diterapkan secara luas, Perlinsos Digital telah diuji coba mulai 4 Juni 2026 di 43 kabupaten/kota selama kurang lebih tiga minggu.
Berdasarkan hasil evaluasi, implementasi sistem ini menunjukkan sejumlah capaian positif, di antaranya:
- Waktu pendaftaran berkurang dari sekitar 200 hari menjadi kurang dari 5 menit.
- Sebanyak 239.476 kepala keluarga berhasil terdaftar.
- Terdapat 20.000 pengajuan sanggahan data dari masyarakat.
- Sebanyak 61.054 agen aktif mendampingi proses pendaftaran dan verifikasi.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi layanan perlindungan sosial mampu mempercepat proses administrasi sekaligus meningkatkan kualitas data penerima bantuan.
Kesimpulan
Perlinsos Digital menjadi inovasi baru pemerintah dalam mempercepat proses pendaftaran bansos sekaligus meningkatkan akurasi data penerima.
Melalui sistem yang terintegrasi dengan berbagai instansi, masyarakat kini dapat mengajukan bantuan sosial secara online dengan proses yang lebih cepat, transparan, dan efisien.
Kehadiran platform ini diharapkan mampu memastikan penyaluran bansos seperti PKH dan BPNT benar-benar tepat sasaran serta mendukung tata kelola perlindungan sosial yang lebih baik.



