Pemerintah kembali melanjutkan penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 3 Tahun 2026. Proses penyaluran dilakukan secara bertahap mulai Juli 2026 dengan menggunakan data terbaru dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan lebih tepat sasaran.
Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan pemutakhiran data penerima sehingga sebagian masyarakat masih tetap menerima bantuan, sebagian lainnya tidak lagi terdaftar, dan terdapat pula penerima baru sesuai hasil verifikasi terbaru.
Untuk mengetahui apakah masih terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM), masyarakat dapat melakukan pengecekan secara online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP melalui layanan resmi Kemensos. Pengecekan dapat dilakukan melalui website maupun aplikasi Cek Bansos.
Lantas, bagaimana cara cek bansos PKH dan BPNT Juli 2026? Apa saja syarat penerimanya dan program bantuan apa yang sedang disalurkan? Simak penjelasan lengkap berikut.
Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Juli 2026
Pemerintah mulai menyalurkan bansos PKH dan BPNT Tahap 3 untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 secara bertahap di berbagai daerah.
Penyaluran dilakukan setelah pemerintah memperoleh hasil pemutakhiran data terbaru sehingga daftar penerima dapat berubah sesuai kondisi sosial ekonomi masyarakat yang tercatat dalam DTSEN.
Karena proses distribusi dilakukan secara bertahap, jadwal pencairan pada setiap daerah tidak selalu sama. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh proses verifikasi data, administrasi, hingga kesiapan bank penyalur maupun PT Pos Indonesia.
Cara Cek Penerima Bansos Juli 2026 Melalui Website Kemensos
Masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui website resmi Cek Bansos Kemensos menggunakan HP maupun komputer.
1. Buka Website Resmi Cek Bansos
Jalankan browser kemudian akses laman resmi https://cekbansos.kemensos.go.id.
2. Masukkan NIK KTP
Isi kolom yang tersedia menggunakan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
3. Masukkan Kode Captcha
Ketik kode verifikasi yang muncul pada layar. Apabila kurang jelas, lakukan refresh captcha hingga memperoleh kode yang mudah dibaca.
4. Klik Tombol “Cari Data”
Setelah seluruh data diisi dengan benar, tekan tombol pencarian dan tunggu hingga sistem selesai memproses permintaan.
5. Lihat Hasil Pencarian
Apabila data ditemukan, sistem akan menampilkan status penerima bantuan sosial, jenis bansos yang diterima, kategori desil DTSEN, serta periode penyaluran bantuan.
Cara Cek Bansos Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain website, masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos yang disediakan oleh Kemensos.
Unduh Aplikasi
Instal aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store maupun App Store sesuai perangkat yang digunakan.
Login atau Buat Akun
Masuk menggunakan akun yang telah dimiliki atau lakukan pendaftaran dengan melengkapi data NIK, KK, alamat email, serta nomor telepon.
Lakukan Verifikasi Akun
Unggah foto KTP dan swafoto sesuai petunjuk aplikasi sebagai bagian dari proses verifikasi identitas.
Pilih Menu “Cek Bansos”
Masukkan NIK sesuai KTP kemudian tekan tombol pencarian.
Lihat Status Penerima
Sistem akan menampilkan informasi mengenai status kepesertaan, jenis bantuan yang diterima, kategori desil, serta perkembangan penyaluran bantuan.
Jenis Bansos yang Dapat Dicek
Melalui layanan Cek Bansos Kemensos, masyarakat dapat mengetahui status beberapa program bantuan sosial yang masih berjalan.
Program Keluarga Harapan (PKH)
Bantuan sosial bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dengan komponen tertentu seperti ibu hamil, balita, pelajar, lansia, dan penyandang disabilitas.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Program bantuan pangan yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok.
Syarat Penerima Bansos Tahun 2026
Penetapan penerima bantuan sosial dilakukan berdasarkan data terbaru dalam DTSEN. Untuk memperoleh bantuan, masyarakat harus memenuhi sejumlah persyaratan.
Warga Negara Indonesia (WNI)
Calon penerima wajib memiliki KTP dan Kartu Keluarga yang masih berlaku.
Terdaftar dalam DTSEN
Data penerima harus tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional sebagai dasar penetapan bantuan.
Masuk Kelompok Desil 1 hingga Desil 4
Prioritas penerima diberikan kepada keluarga dengan kondisi ekonomi paling rendah berdasarkan hasil pemutakhiran data pemerintah.
Tidak Menerima Bantuan yang Tidak Dapat Digabung
Pemerintah melakukan penyesuaian sesuai ketentuan masing-masing program bantuan sosial sehingga terdapat bantuan yang tidak dapat diterima secara bersamaan.
Bukan ASN, TNI, atau Polri
Pegawai Aparatur Sipil Negara, anggota TNI, maupun Polri tidak termasuk dalam kelompok sasaran program bantuan sosial reguler.
Mengapa Status Penerima Bisa Berubah?
Perubahan status penerima bantuan merupakan hal yang wajar karena pemerintah secara berkala melakukan pemutakhiran data melalui DTSEN.
Data Sosial Ekonomi Diperbarui
Perubahan kondisi ekonomi keluarga dapat memengaruhi status kepesertaan dalam program bantuan sosial.
Hasil Verifikasi Lapangan
Pemerintah melakukan validasi agar bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi persyaratan.
Adanya Penerima Baru
Masyarakat yang sebelumnya belum terdaftar dapat masuk sebagai penerima apabila telah memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.
Penutup
Cara cek penerima bansos PKH dan BPNT Juli 2026 dapat dilakukan secara online melalui website maupun aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos hanya menggunakan NIK KTP. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengetahui status penerima, kategori desil DTSEN, jenis bantuan yang diterima, hingga periode penyaluran bantuan.
Apabila nama tidak lagi terdaftar sebagai penerima, masyarakat tidak perlu langsung khawatir. Status kepesertaan dapat berubah mengikuti hasil pemutakhiran DTSEN dan proses verifikasi pemerintah. Jika merasa memenuhi persyaratan namun belum tercatat, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui pemerintah desa, kelurahan, Dinas Sosial, atau fitur Usul pada aplikasi Cek Bansos.



