Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) untuk tahap III tahun 2026 atau periode Juli–September akan mulai disalurkan pada 20 Juli 2026.
Bersamaan dengan proses penyaluran tersebut, masyarakat diimbau untuk segera mengecek status kepesertaan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pasalnya, daftar penerima bansos pada tahap ini mengalami perubahan setelah pemerintah melakukan pemutakhiran data penerima secara nasional.
Penyaluran PKH dan BPNT Menggunakan Data Terbaru
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa proses pencairan bansos tahap III dilakukan setelah Kementerian Sosial menerima hasil pembaruan data yang telah melalui verifikasi dan validasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Menurutnya, saat ini Kemensos masih menyelesaikan proses pembersihan (cleansing) data sebelum bantuan disalurkan kepada masyarakat yang berhak.
“Bansos triwulan III sedang diproses. Data terbaru dari BPS sudah kami terima dan saat ini masih dalam tahap cleansing. Jika proses selesai sesuai rencana, penyaluran akan mulai dilakukan pada 20 Juli,” ujar Saifullah di Jakarta, Senin (13/7/2026), sebagaimana dikutip dari Antara.
Daftar Penerima Bansos Mengalami Perubahan
Pemutakhiran data membuat daftar penerima PKH dan BPNT pada periode Juli–September 2026 tidak sama dengan tahap sebelumnya.
Dalam proses tersebut terdapat beberapa kemungkinan, antara lain:
- Sebagian KPM tetap menerima bantuan karena masih memenuhi persyaratan.
- Ada penerima yang tidak lagi berhak sehingga namanya dikeluarkan dari daftar.
- Muncul penerima baru yang dinilai layak berdasarkan hasil pembaruan data.
Langkah ini dilakukan agar penyaluran bansos benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria sesuai ketentuan pemerintah.
Proses Pemutakhiran Data Penerima Bansos
Pembaruan data penerima bansos dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat paling bawah hingga pemerintah pusat.
Alurnya meliputi:
- Pendataan di tingkat RT dan RW.
- Verifikasi oleh operator desa atau kelurahan.
- Pembahasan melalui musyawarah desa atau kelurahan.
- Pemeriksaan oleh Dinas Sosial kabupaten/kota.
- Penetapan oleh bupati atau wali kota.
- Verifikasi dan validasi akhir oleh BPS.
- Data kemudian diserahkan kembali kepada Kemensos sebagai dasar penyaluran bansos setiap triwulan.
Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT Juli 2026
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos PKH maupun BPNT secara mandiri melalui laman resmi Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdiri dari 16 digit sesuai KTP.
- Isi kode verifikasi (captcha) yang muncul pada layar. Jika kurang jelas, klik tombol refresh untuk mendapatkan kode baru.
- Tekan tombol “Cari Data”.
Jika terdaftar sebagai penerima, sistem akan menampilkan informasi mengenai status kepesertaan beserta jenis bantuan sosial yang diterima.
Pastikan Data Kependudukan Selalu Diperbarui
Kemensos mengimbau masyarakat untuk memastikan data kependudukan selalu diperbarui melalui pemerintah daerah setempat.
Dengan data yang valid dan terbaru, proses penyaluran bantuan sosial diharapkan semakin tepat sasaran sehingga dapat diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.
Penutup
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap III dijadwalkan mulai berlangsung pada 20 Juli 2026 dengan menggunakan data penerima yang telah diperbarui.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan segera mengecek status kepesertaan melalui situs resmi Kemensos dan memastikan data kependudukan selalu valid agar tidak terkendala dalam proses pencairan bantuan.



