{"id":8187,"date":"2024-12-13T11:37:02","date_gmt":"2024-12-13T04:37:02","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/?p=8187"},"modified":"2024-12-13T11:37:02","modified_gmt":"2024-12-13T04:37:02","slug":"manfaat-asam-kandis-untuk-kesehatan-tubuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/manfaat-asam-kandis-untuk-kesehatan-tubuh\/","title":{"rendered":"Manfaat Asam Kandis Untuk Kesehatan Tubuh"},"content":{"rendered":"<h2>Manfaat Asam Kandis Untuk Kesehatan Tubuh<\/h2>\n<p>Asam kandis, atau dikenal juga dengan nama asam keping, merupakan buah dari pohon Garcinia xanthochymus yang banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Buah ini berbentuk bulat dan berwarna oranye ketika matang, dengan rasa asam yang khas. Dalam kuliner, asam kandis sering digunakan sebagai bahan penyedap pada masakan tradisional seperti rendang, gulai, dan sayur asam, serta bahan alami untuk mengawetkan makanan.<\/p>\n<p>Selain penggunaannya dalam masakan, asam kandis memiliki kandungan gizi yang baik untuk kesehatan. Dalam 100 gram asam kandis terdapat berbagai nutrisi seperti protein, serat, kalsium, fosfor, zat besi, dan sejumlah antioksidan seperti flavonoid, tanin, serta xanthone. Nutrisi ini memberikan berbagai manfaat bagi tubuh, seperti meredakan peradangan, mengontrol kadar gula darah, menurunkan kolesterol, dan mendukung kesehatan kulit, tulang, serta fungsi hati.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<h3>Kandungan Gizi Asam Kandis<\/h3>\n<p>Dalam 100 gram asam kandis, terdapat nutrisi penting seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Karbohidrat: 16,1 gram<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Serat: 3,4 gram<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Kalsium: 63 mg<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Fosfor: 139 mg<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Zat besi: 2,5 mg<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Natrium: 93 mg<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Kalium: 93,2 mg<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Protein, lemak, dan vitamin seperti B1 dan B3 dalam jumlah kecil<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Buah ini juga kaya akan senyawa aktif seperti flavonoid, katekin, tanin, dan xanthone yang berfungsi sebagai antioksidan, antiradang, serta antidiabetes.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<h3>Manfaat Asam Kandis untuk Kesehatan<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<h4>Meredakan Peradangan<\/h4>\n<p>Asam kandis mengandung xanthone dan etanol yang bersifat anti-inflamasi. Kandungan ini membantu mengurangi risiko penyakit kronis akibat peradangan, seperti diabetes tipe 2, rheumatoid arthritis, atau kanker.<\/li>\n<li>\n<h4>Menurunkan Berat Badan<\/h4>\n<p>Asam hidrosikrit (HCA) dalam asam kandis dapat meningkatkan metabolisme lemak dan mempercepat proses termogenesis, sehingga tubuh membakar lebih banyak kalori.<\/li>\n<li>\n<h4>Mengontrol Kadar Gula Darah<\/h4>\n<p>Senyawa flavonoid dan polifenol dalam asam kandis menghambat enzim yang memecah karbohidrat menjadi gula sederhana. Proses ini membantu mencegah lonjakan gula darah setelah makan.<\/li>\n<li>\n<h4>Menjaga Kesehatan Tulang<\/h4>\n<p>Kandungan kalsium dan fosfor dalam buah ini mendukung pembentukan dan kekuatan tulang, sehingga dapat mencegah osteoporosis.<\/li>\n<li>\n<h4>Menurunkan Kolesterol<\/h4>\n<p>HCA dalam asam kandis menghambat pembentukan lemak dan kolesterol di hati, serta mengurangi oksidasi kolesterol LDL, yang sering menjadi penyebab plak pada pembuluh darah.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Melancarkan Pencernaan<\/h4>\n<p>Sifat astringen pada asam kandis membantu membersihkan usus dari sisa makanan, mencegah perut kembung, dan meredakan gangguan pencernaan.<\/li>\n<li>\n<h4>Meningkatkan Kesehatan Kulit<\/h4>\n<p>Antioksidan seperti polifenol dan xanthone melawan radikal bebas, yang dapat mencegah tanda-tanda penuaan dini seperti keriput dan flek hitam.<\/li>\n<li>\n<h4>Mencegah Penyakit Kardiovaskular<\/h4>\n<p>Katekin dalam buah ini berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel tubuh dari radikal bebas, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan gagal jantung.<\/li>\n<li>\n<h4>Meningkatkan Fungsi Hati<\/h4>\n<p>Xanthone membantu proses detoksifikasi hati dengan mengurangi peradangan dan mendukung pengeluaran racun dari tubuh.<\/li>\n<li>\n<h4>Meningkatkan Kesehatan Otak<\/h4>\n<p>Polifenol dalam asam kandis meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak, yang mendukung fungsi kognitif seperti daya ingat dan konsentrasi.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Meskipun asam kandis memiliki banyak manfaat, konsumsi berlebihan dapat memicu gangguan pencernaan pada beberapa orang. Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter sebelum mengkonsumsinya. Dengan nutrisi dan senyawa aktifnya, asam kandis bukan hanya bumbu masakan, tetapi juga sumber kesehatan yang kaya manfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manfaat Asam Kandis Untuk Kesehatan Tubuh Asam kandis, atau dikenal juga dengan nama asam keping, merupakan buah dari pohon Garcinia xanthochymus yang banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Buah ini berbentuk bulat dan berwarna oranye ketika matang, dengan rasa asam yang khas. Dalam kuliner, asam kandis sering digunakan sebagai bahan penyedap pada masakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8188,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[107],"tags":[12907,12908,12909,12910,12911,12912,12913,12914],"class_list":["post-8187","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","tag-asam-kandis","tag-fungsi-asam-kandis","tag-gizi-asam-kandis","tag-kandungan-asam-kandis","tag-kegunaan-asam-kandis","tag-khasiat-asam-kandis","tag-manfaat-asam-kandis","tag-nutrisi-asam-kandis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8187","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8187"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8187\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8187"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8187"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8187"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}