{"id":56692,"date":"2026-07-06T11:00:06","date_gmt":"2026-07-06T04:00:06","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/?p=56692"},"modified":"2026-07-06T10:49:38","modified_gmt":"2026-07-06T03:49:38","slug":"cara-ubah-desil-dtsen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/cara-ubah-desil-dtsen\/","title":{"rendered":"Cara Ubah Desil DTSEN agar Sesuai Kondisi Ekonomi Terbaru"},"content":{"rendered":"<p>Pemerintah dalam menentukan penerima program bantuan sosial (bansos) seperti PKH, BPNT hingga PBI-JK menjadikan status Desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai indikator utama. Namun banyak keluarga yang mengeluh bahwa status desil mereka tidak sesuai dengan kondisi ekonomi saat sekarang ini. Sehingga, Kementerian Sosial memberikan solusi yaitu dengan melakukan perubahan desil agar lebih akurat. Berasarkan informasi dari instagram <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/DT61IzZAViY\/?img_index=4&amp;igsh=MWNzaTdleHh5cG1qbA%3D%3D\">@Kemensori<\/a> berikut dibawah ini cara ubah Desil DTSEN agar sesuai kondisi ekonomi terbaru<\/p>\n<h2>Alasan Desil DTSEN Penting<\/h2>\n<p>Desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang diukur dengan menggunakan faktor sosial ekonomi mencakup informasi individu (profesi, tingkat pendidikan), informasi tempat tinggal (keadaan rumah, akses listrik) dan kepemilikan barang.<br \/>\nDimana terdapat sepuluh kelompok desil, ]masing-masing terdiri dari 10% keluarga di Indonesia, desil pertama adalah keluarga dengan kesejahteraan terendah 10% dan desil kesepuluh adalah keluarga dengan kesejahteraan tertinggi 10%.<\/p>\n<p><strong>10 Daftar Kelompok desil:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Desil 1: Sangat Miskin<\/li>\n<li>Desil 2: Miskin<\/li>\n<li>Desil 3: Hampir Miskin<\/li>\n<li>Desil 4: Rentan Miskin<\/li>\n<li>Desil 5: Pas-pasan<\/li>\n<li>Desil 6\u201310: Menengah ke atas (tidak diprioritaskan untuk bansos)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dimana desil DTSEN salah satu yang digunakan oleh Kemensos untuk menentukan penerima bantuan (PKH, BPNT, PBI-JK) agar tepat sasaran<\/p>\n<h2>Cara Ubah Desil DTSEN agar Sesuai Kondisi Ekonomi Terbaru<\/h2>\n<p>Masyarakat bisa memperbarui Desil DTSEN mereka bagi yang tidak sesuai dengan kondisi ekonomi dengan menggunakan Aplikasi serta datang ke kantor kelurahan. Untuk caranya simak dibawah ini:<\/p>\n<h3>Cara Ubah Desil DTSEN di Aplikasi Kemensos<\/h3>\n<p>Berikut adalah langkah-langkah yang dikutip dari akun Instagram Dinas Sosial Grobogan:<\/p>\n<ul>\n<li>Download dan install aplikasi cek bansos dari Playstore atau Appstore.<\/li>\n<li>Daftar akun di Aplikasi Cek Bansos tersebut.<\/li>\n<li>Ajukan permohonan pembaruan termasuk permintaan penurunan desil melalui aplikasi Cek Bansos.<\/li>\n<li>Selanjutnya, petugas Pendamping Sosial dari Kemensos akan melakukan verifikasi di lokasi.<\/li>\n<li>Kemudian, data yang diserahkan akan menjalani proses validasi bertahap oleh Kemensos.<\/li>\n<li>Setelah itu, BPS (Badan Pusat Statistik) akan memproses informasi untuk menilai kelayakan pengurangan desil tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Cara Ubah Desil DTSEN di Kelurahan<\/h3>\n<p>Selain menggunakan aplikasi, masyarakat dapat mengubah desil lewat kelurahan setempat dengan langkah dibawah ini:<\/p>\n<ul>\n<li>Datang ke Desa\/Kelurahan\/Dinas Sosial setempat dengan membawa fotokopi KTP\/KK<\/li>\n<li>Melakukan konsultasi pengajuan usulan pembaruan desil kepada petugas<\/li>\n<li>Petugas akan membantu melakukan proses usulan melalui sistem SIKS-NG Kemensos<\/li>\n<li>Verifikasi Usulan bertahap yang akan diproses oleh Dinas Sosial dan KEMENSOS<\/li>\n<li>Hasil verifikasi diproses BPS (Badan Pusat Statistik) untuk pemeringkatan desil<\/li>\n<\/ul>\n<p>Namun perlu diperhatikan bahwa setelah melakukan langkah-langkah tersebut, pembaruan desil bisa menghasilkan desil yang meningkat, menurun, atau tetap sama. Hal ini semua bergantung pada situasi sosial ekonomi terkini serta hasil pemverifikasian data.<br \/>\nPastikan untuk memberikan informasi yang benar sesuai dengan fakta yang ada. Data yang tepat sangat penting agar pemerintah dapat menyalurkan bantuan sosial dengan baik. Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pengelompokan desil setiap tiga bulan.<\/p>\n<h2>Cek Desil DTSEN Melalui Aplikasi Cek Bansos<\/h2>\n<p>Kemudian, untuk mengecek desil setelah melakukan perubahan masyarakat bisa menggunakan aplikasi cek bansos untuk mengetahui apakah desil berubah atau tidak. Untuk caranya simak dibawah ini:<\/p>\n<ul>\n<li>Unduh aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store atau App Store.<\/li>\n<li>Setelah pengunduhan selesai, buka aplikasi dan klik \u201cMasuk\u201d.<\/li>\n<li>Login menggunakan akun yang telah didaftarkan.<\/li>\n<li>Jika belum memiliki akun, pilih \u201cBuat Akun Baru\u201d dan masukkan nomor KK, NIK, foto KTP, serta swafoto dengan KTP.<\/li>\n<li>Setelah akun aktif, kembali untuk masuk ke aplikasi.<\/li>\n<li>Arahkan ke menu \u201cProfil\u201d. Di sini, kategori desil kamu akan ditampilkan.<\/li>\n<li>Hasil pencarian akan menampilkan status bantuan sosial seperti PKH, BPNT, dan PBI JKN, informasi pencairan, dan desil di DTSEN.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Itulah salah satu cara untuk mengubah desil DTSEN jika statusnya saat ini tidak sesuai dengan kondisi ekonomi dengan menggunakan aplikasi serta datang ke kantor lurah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah dalam menentukan penerima program bantuan sosial (bansos) seperti PKH, BPNT hingga PBI-JK menjadikan status Desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai indikator utama. Namun banyak keluarga yang mengeluh bahwa status desil mereka tidak sesuai dengan kondisi ekonomi saat sekarang ini. Sehingga, Kementerian Sosial memberikan solusi yaitu dengan melakukan perubahan desil agar lebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":56693,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[4208,32489,31],"tags":[2880,1228,50168,50167,50166,37630,44818,890],"class_list":["post-56692","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bansos","category-cek-bansos","category-ekonomi","tag-aplikasi-cek-bansos","tag-bpnt","tag-cara-mengubah-desil","tag-cara-ubah-desil","tag-desil","tag-desil-bansos","tag-desil-penerima-bansos","tag-pkh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56692","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56692"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56692\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":56694,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56692\/revisions\/56694"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56693"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56692"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56692"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56692"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}