{"id":48600,"date":"2026-01-05T16:10:25","date_gmt":"2026-01-05T09:10:25","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/?p=48600"},"modified":"2026-01-05T16:49:42","modified_gmt":"2026-01-05T09:49:42","slug":"nominal-beasiswa-anak-bpjs-ketenagakerjaan-dari-tk-smp-sma-hingga-s1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/nominal-beasiswa-anak-bpjs-ketenagakerjaan-dari-tk-smp-sma-hingga-s1\/","title":{"rendered":"Nominal Beasiswa Anak BPJS Ketenagakerjaan dari TK, SMP, SMA, hingga S1"},"content":{"rendered":"<h2>Nominal Beasiswa Anak BPJS Ketenagakerjaan dari TK, SMP, SMA, hingga S1<\/h2>\n<p>Nominal beasiswa anak BPJS Ketenagakerjaan menjadi informasi yang sangat penting bagi setiap pekerja di Indonesia. Banyak orang tua yang belum tahu bahwa menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan masa depan bagi pendidikan anak. Melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), pemerintah memberikan bantuan biaya pendidikan yang cukup besar.<\/p>\n<p>Manfaat ini bertujuan agar anak-anak peserta tetap bisa melanjutkan sekolah meskipun terjadi risiko pada orang tuanya. Oleh karena itu, kamu perlu memahami rincian dana yang akan diterima agar bisa mempersiapkan masa depan buah hati dengan lebih baik.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Apa Itu Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan?<\/h3>\n<p>Beasiswa ini merupakan bantuan uang tunai yang diberikan kepada maksimal dua orang anak dari peserta yang memenuhi kriteria tertentu. Selain itu, pemberian dana ini dilakukan secara berkala setiap tahun sesuai dengan jenjang pendidikan yang sedang ditempuh oleh anak tersebut.<\/p>\n<p>Namun, perlu kamu ingat bahwa bantuan ini hanya berlaku jika peserta mengalami cacat total tetap atau meninggal dunia. Untuk kasus meninggal dunia karena sakit (bukan kecelakaan kerja), peserta harus sudah memiliki masa iuran minimal 3 tahun.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"3386561724\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Rincian Nominal Beasiswa Anak BPJS Ketenagakerjaan<\/h3>\n<p>Berikut adalah rincian dana yang akan diterima berdasarkan jenjang pendidikan:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>TK sampai SD\/Sederajat<\/h4>\n<p>Anak akan mendapatkan nominal beasiswa anak BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp1.500.000 per orang setiap tahun. Bantuan ini diberikan untuk masa pendidikan maksimal 8 tahun.<\/li>\n<li>\n<h4>SMP\/Sederajat<\/h4>\n<p>Untuk jenjang ini, anak menerima sebesar Rp2.000.000 per orang setiap tahun dengan durasi maksimal 3 tahun.<\/li>\n<li>\n<h4>SMA\/Sederajat<\/h4>\n<p>Pada tingkat menengah atas, nominal beasiswa anak BPJS Ketenagakerjaan naik menjadi Rp3.000.000 per orang setiap tahun selama maksimal 3 tahun.<\/li>\n<li>\n<h4>Perguruan Tinggi (S1) atau Pelatihan<\/h4>\n<p>Di tingkat akhir, anak mendapatkan bantuan sebesar Rp12.000.000 per orang setiap tahun selama maksimal 5 tahun.<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"9732478221\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Syarat Mendapatkan Beasiswa Anak BPJS Ketenagakerjaan<\/h3>\n<p>Agar beasiswa dapat dicairkan, beberapa syarat harus dipenuhi. Pertama, orang tua harus terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kedua, peserta mengalami meninggal dunia atau cacat total tetap akibat kecelakaan kerja.<\/p>\n<p>Selain itu, dokumen seperti akta kematian, Kartu Keluarga, dan surat keterangan ahli waris wajib dilengkapi. Dengan kelengkapan ini, proses Nominal Beasiswa Anak BPJS Ketenagakerjaan dapat berjalan lancar.<\/p>\n<p>Berikut dokumen yang perlu disiapkan:<\/p>\n<ul>\n<li>Formulir pengajuan beasiswa<\/li>\n<li>Akta kelahiran atau KTP anak<\/li>\n<li>Kartu Keluarga<\/li>\n<li>Surat keterangan sekolah atau kampus<\/li>\n<li>Rapor atau transkrip nilai<\/li>\n<li>Rekening tabungan anak atau wali<\/li>\n<\/ul>\n<p>Contohnya, mahasiswa wajib melampirkan surat aktif kuliah agar Nominal Beasiswa Anak BPJS Ketenagakerjaan dapat dicairkan.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Ketentuan Penting Beasiswa Anak BPJS Ketenagakerjaan<\/h3>\n<p>Beasiswa dapat diajukan setiap tahun. Namun, bantuan akan berhenti jika anak menikah, bekerja, atau mencapai usia 23 tahun. Oleh karena itu, pastikan pengajuan dilakukan tepat waktu.<\/p>\n<p>Di sisi lain, beasiswa tetap bisa diajukan meski anak belum bersekolah saat peserta meninggal dunia. Dengan ketentuan ini, Nominal Beasiswa Anak BPJS Ketenagakerjaan benar-benar fleksibel dan berpihak pada keluarga.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nominal Beasiswa Anak BPJS Ketenagakerjaan dari TK, SMP, SMA, hingga S1 Nominal beasiswa anak BPJS Ketenagakerjaan menjadi informasi yang sangat penting bagi setiap pekerja di Indonesia. Banyak orang tua yang belum tahu bahwa menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan masa depan bagi pendidikan anak. Melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":48688,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[26651,63,31],"tags":[45714,1248,35189,22805,35139,45716,45717,45715],"class_list":["post-48600","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita","category-ekonomi","tag-beasiswa-anak-pekerja","tag-bpjs-ketenagakerjaan","tag-dtsen","tag-jaminan-kematian","tag-pekerja-indonesia","tag-pendidikan-anak","tag-perlindungan-sosial","tag-santunan-bpjs"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48600","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48600"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48600\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48723,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48600\/revisions\/48723"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48600"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48600"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48600"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}