{"id":46557,"date":"2025-12-29T15:59:26","date_gmt":"2025-12-29T08:59:26","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/?p=46557"},"modified":"2025-12-29T17:42:37","modified_gmt":"2025-12-29T10:42:37","slug":"besaran-bantuan-pkh-per-komponen-dari-tahap-1-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/besaran-bantuan-pkh-per-komponen-dari-tahap-1-4\/","title":{"rendered":"Besaran Bantuan PKH per Komponen dari Tahap 1\u2013 4"},"content":{"rendered":"<h2>Besaran Bantuan PKH per Komponen dari Tahap 1\u2013 4<\/h2>\n<p>Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi salah satu bantuan sosial penting yang disalurkan pemerintah untuk masyarakat miskin dan rentan. Melalui program ini, keluarga penerima manfaat memperoleh dukungan finansial untuk memenuhi kebutuhan dasar.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, memahami Besaran Bantuan PKH per Komponen menjadi hal penting, terutama bagi kamu yang baru pertama kali mencari informasi bansos.<\/p>\n<p>Selain itu, PKH tidak diberikan sekaligus. Bantuan disalurkan dalam empat tahap setiap tahun. Namun, nominal bantuan yang diterima berbeda-beda, tergantung komponen dalam keluarga. Di sisi lain, masih banyak masyarakat yang belum memahami detail pembagian bantuan tersebut<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Apa Itu Program Keluarga Harapan (PKH)?<\/h3>\n<p>PKH merupakan program bantuan sosial bersyarat yang dikelola oleh Kementerian Sosial. Program ini ditujukan kepada keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Selain itu, bantuan ini bertujuan meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, dan kesejahteraan sosial.<\/p>\n<p>Namun, bantuan PKH tidak diberikan secara merata. Pemerintah membagi bantuan berdasarkan kategori atau komponen. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui Besaran Bantuan PKH per Komponen agar tidak salah informasi.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"3386561724\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Jadwal Pencairan PKH Tahap 1\u20134<\/h3>\n<p>Sebelum membahas nominal bantuan, kamu perlu memahami jadwal pencairannya. PKH disalurkan dalam empat tahap, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Tahap 1: Januari \u2013 Maret<\/li>\n<li>Tahap 2: April \u2013 Juni<\/li>\n<li>Tahap 3: Juli \u2013 September<\/li>\n<li>Tahap 4: Oktober \u2013 Desember<\/li>\n<\/ul>\n<p>Selain itu, setiap tahap mencairkan bantuan dengan nominal yang sama sesuai komponen. Oleh karena itu, total tahunan berasal dari akumulasi empat tahap tersebut.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"9732478221\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Besaran Bantuan PKH per Komponen Tahun Berjalan<\/h3>\n<p>Berikut ringkasan Besaran Bantuan PKH per Komponen yang diterima penerima manfaat:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Ibu Hamil\/Nifas<\/h4>\n<p>Mendapat Rp 750.000 per tahap atau Rp 3.000.000 per tahun untuk mendukung kesehatan ibu dan janin.<\/li>\n<li>\n<h4>Anak Usia Dini (0\u20136 Tahun)<\/h4>\n<p>Menerima Rp 750.000 per tahap atau Rp 3.000.000 per tahun untuk mendukung tumbuh kembang anak.<\/li>\n<li>\n<h4>Anak SD\/Sederajat<\/h4>\n<p>Bantuan yang diterima sebesar Rp 225.000 per tahap dengan total Rp 900.000 per tahun.<\/li>\n<li>\n<h4>Anak SMP\/Sederajat<\/h4>\n<p>Mendapat Rp 375.000 per tahap atau Rp 1.500.000 per tahun guna mencegah putus sekolah.<\/li>\n<li>\n<h4>Anak SMA\/Sederajat<\/h4>\n<p>Menerima Rp 500.000 per tahap atau Rp 2.000.000 per tahun.<\/li>\n<li>\n<h4>Lansia<\/h4>\n<p>Bantuan Rp 600.000 per tahap atau Rp 2.400.000 per tahun untuk meningkatkan kesejahteraan.<\/li>\n<li>\n<h4>Penyandang Disabilitas Berat<\/h4>\n<p>Mendapat Rp 600.000 per tahap atau Rp 2.400.000 per tahun untuk kebutuhan khusus sehari-hari.<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\nBesaran Bantuan PKH per Komponen dari Tahap 1\u20134 sudah ditetapkan pemerintah berdasarkan kategori penerima. Selain itu, bantuan ini disalurkan secara bertahap sepanjang tahun.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Besaran Bantuan PKH per Komponen dari Tahap 1\u2013 4 Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi salah satu bantuan sosial penting yang disalurkan pemerintah untuk masyarakat miskin dan rentan. Melalui program ini, keluarga penerima manfaat memperoleh dukungan finansial untuk memenuhi kebutuhan dasar. Oleh karena itu, memahami Besaran Bantuan PKH per Komponen menjadi hal penting, terutama bagi kamu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":46585,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[26651,4208,63,32489,31],"tags":[905,24916,44520,44521,1568,1155],"class_list":["post-46557","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-bansos","category-berita","category-cek-bansos","category-ekonomi","tag-bansos-kemensos","tag-bantuan-sosial-pkh","tag-besaran-bantuan-pkh-per-komponen","tag-jadwal-pkh-tahap-1-sampai-4","tag-nominal-pkh-terbaru","tag-pkh-2025"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46557","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46557"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46557\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46604,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46557\/revisions\/46604"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46585"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46557"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46557"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46557"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}