{"id":45154,"date":"2025-12-18T19:25:54","date_gmt":"2025-12-18T12:25:54","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/?p=45154"},"modified":"2025-12-19T09:44:49","modified_gmt":"2025-12-19T02:44:49","slug":"pkh-tahap-4-terancam-tidak-cair-jika-kpm-lewatkan-batas-waktu-31-desember-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/pkh-tahap-4-terancam-tidak-cair-jika-kpm-lewatkan-batas-waktu-31-desember-2025\/","title":{"rendered":"PKH Tahap 4 Terancam Tidak Cair Jika KPM Lewatkan Batas Waktu 31 Desember 2025"},"content":{"rendered":"<h2>PKH Tahap 4 Terancam Tidak Cair Jika KPM Lewatkan Batas Waktu 31 Desember 2025<\/h2>\n<p>PKH Tahap 4 Terancam Tidak Cair Jika KPM Lewatkan Batas Waktu 31 Desember 2025. Kementerian Sosial (Kemensos) kembali mengingatkan seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar segera mencairkan bantuan PKH Tahap 4. Pasalnya, dana bantuan sosial berisiko tidak cair dan hangus apabila tidak diambil hingga batas akhir 31 Desember 2025.<\/p>\n<p>Berdasarkan surat edaran resmi Kemensos, pencairan PKH Tahap IV yang mencakup alokasi Oktober, November, dan Desember 2025 wajib diselesaikan sebelum penutupan tahun anggaran. Apabila melewati tenggat waktu tersebut, dana bansos yang belum dicairkan akan dikembalikan ke kas negara.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Pencairan Ganda PKH dan BPNT Dimulai 15 Desember 2025<\/h3>\n<p>Mengacu pada informasi dari kanal YouTube Kabar Bansos, Kemensos memastikan bahwa pencairan susulan bansos PKH dan BPNT akan dilakukan secara ganda mulai Senin, 15 Desember 2025.<\/p>\n<p>Penyaluran ini difokuskan kepada KPM yang belum menerima bantuan pada tahap sebelumnya. Tercatat, ada lima jenis bantuan sosial yang akan dicairkan menjelang berakhirnya tahun anggaran 2025.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"3386561724\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Risiko PKH Tahap 4 Jika Tidak Dicairkan Tepat Waktu<\/h3>\n<p>Kemensos telah menginstruksikan Dinas Sosial di seluruh daerah untuk aktif mengingatkan KPM. Berikut risiko yang harus diperhatikan:<\/p>\n<h4>Dana PKH Berpotensi Hangus<\/h4>\n<ul>\n<li>Bantuan PKH yang disalurkan melalui KKS Merah Putih (BRI, BNI, Mandiri, BSI) maupun PT Pos Indonesia akan dianggap tidak terserap jika tidak dicairkan hingga 31 Desember 2025.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>Dana Dikembalikan ke Kas Negara<\/h4>\n<ul>\n<li>Dana bansos yang tidak diambil akan ditarik kembali oleh negara, sehingga KPM kehilangan hak bantuan untuk periode tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Oleh karena itu, KPM diimbau tidak menunda pencairan PKH Tahap 4.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"9732478221\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Daftar 5 Bantuan yang Cair Mulai 15 Desember 2025<\/h3>\n<p>Berikut bantuan sosial yang menjadi fokus pencairan akhir tahun:<\/p>\n<h4>PKH Susulan Tahap 4<\/h4>\n<ul>\n<li>Diperuntukkan bagi KPM yang belum menerima bantuan alokasi Oktober\u2013Desember 2025 melalui bank Himbara atau Kantor Pos.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>BPNT Susulan<\/h4>\n<ul>\n<li>Disalurkan kepada pemegang KKS Merah Putih dan KPM yang mengalami peralihan metode penyaluran, dengan alokasi tiga bulan sekaligus.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>BLT KESRA Rp900.000 via KKS<\/h4>\n<ul>\n<li>Bantuan tunai yang langsung ditransfer ke rekening KPM terdaftar.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>BLT KESRA Rp900.000 via Kantor Pos<\/h4>\n<ul>\n<li>Diberikan kepada KPM non-PKH dengan pencairan menggunakan undangan resmi dan KTP.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>BLT Dana Desa<\/h4>\n<ul>\n<li>Disalurkan sebesar Rp300.000 per bulan untuk alokasi 1\u20133 bulan, sesuai kebijakan desa masing-masing.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Selain bantuan tunai, pemerintah juga melanjutkan penyaluran beras 20 kg, minyak goreng 4 liter, serta Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa SD dan SMP di beberapa wilayah.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Cara Cek Status dan Saldo PKH Agar Tidak Hangus<\/h3>\n<p>Agar PKH Tahap 4 tidak gagal cair, KPM disarankan melakukan langkah berikut:<\/p>\n<h4>Cek Saldo KKS<\/h4>\n<ul>\n<li>Lakukan pengecekan saldo melalui ATM Bank Himbara atau agen resmi mulai 15 Desember 2025, karena pengisian saldo dilakukan secara bertahap.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>Pastikan Status di SIKS-NG<\/h4>\n<ul>\n<li>Pendamping dan operator desa perlu memastikan data KPM berstatus \u201cSudah SI\u201d untuk periode Oktober\u2013Desember 2025.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemerintah menargetkan lebih dari 10 juta KPM PKH dapat mencairkan bantuan sebelum akhir tahun anggaran.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"3386561724\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Kesimpulan<\/h3>\n<p>PKH Tahap 4 terancam tidak cair jika KPM lewatkan batas waktu 31 Desember 2025. Dana bantuan yang tidak dicairkan hingga tenggat tersebut akan hangus dan dikembalikan ke kas negara.<\/p>\n<p>Kemensos juga mulai melakukan pencairan ganda PKH, BPNT, BLT KESRA, dan BLT Dana Desa sejak 15 Desember 2025 bagi KPM yang belum menerima bantuan sebelumnya. Oleh karena itu, KPM diimbau segera mengecek saldo KKS, status di SIKS-NG, dan melakukan pencairan agar hak bantuan tidak hilang menjelang penutupan tahun anggaran 2025.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PKH Tahap 4 Terancam Tidak Cair Jika KPM Lewatkan Batas Waktu 31 Desember 2025 PKH Tahap 4 Terancam Tidak Cair Jika KPM Lewatkan Batas Waktu 31 Desember 2025. Kementerian Sosial (Kemensos) kembali mengingatkan seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar segera mencairkan bantuan PKH Tahap 4. Pasalnya, dana bantuan sosial berisiko tidak cair dan hangus apabila [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":45157,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[4208,32577],"tags":[43833,31848,36316,43830,43832,43831,43829],"class_list":["post-45154","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bansos","category-info-bansos","tag-dana-pkh-tahap-4","tag-pencairan-pkh-tahap-4","tag-pkh-tahap-4-2025","tag-pkh-tahap-4-batas-waktu-31-desember-2025","tag-pkh-tahap-4-belum-cair","tag-pkh-tahap-4-hangus","tag-pkh-tahap-4-terancam-tidak-cair"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45154","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45154"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45154\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45185,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45154\/revisions\/45185"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45157"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45154"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45154"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45154"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}