{"id":43087,"date":"2025-11-30T11:20:29","date_gmt":"2025-11-30T04:20:29","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/?p=43087"},"modified":"2025-11-29T23:43:41","modified_gmt":"2025-11-29T16:43:41","slug":"bagaimana-cara-menghitung-skor-tka-agar-lolos-snbp-2026-ini-penjelasan-lengkapnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/bagaimana-cara-menghitung-skor-tka-agar-lolos-snbp-2026-ini-penjelasan-lengkapnya\/","title":{"rendered":"Bagaimana Cara Menghitung Skor TKA agar Lolos SNBP 2026? Ini Penjelasan Lengkapnya"},"content":{"rendered":"<h2>Bagaimana Cara Menghitung Skor TKA agar Lolos SNBP 2026? Ini Penjelasan Lengkapnya<\/h2>\n<p>Tes Kemampuan Akademik (TKA) kini menjadi komponen baru dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 yang diadakan Kemendiktisaintek.<\/p>\n<p>Kehadiran TKA membuat jalur SNBP tidak hanya bersandar pada nilai rapor, prestasi akademik, atau non-akademik saja, tetapi juga menilai kemampuan akademis melalui tes yang terstandarisasi.<\/p>\n<p>Tujuan utama TKA adalah menciptakan seleksi masuk PTN yang lebih objektif dan adil. Selama ini, standar penilaian rapor antar sekolah berbeda-beda sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- fahum-info-3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9986154933\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Pembobotan Nilai TKA dalam Seleksi SNBP 2026<\/h3>\n<h4>Kemendikdasmen menetapkan bahwa penilaian SNBP 2026 terdiri dari dua komponen utama dengan pembobotan berbeda:<\/h4>\n<h5>1. Komponen Nilai Rapor (Minimal 50%)<\/h5>\n<p>Ini mencerminkan pencapaian akademik siswa selama lima semester. Karena rapor menggambarkan konsistensi belajar, bobotnya tetap menjadi komponen terbesar dalam seleksi.<\/p>\n<h5>2. Komponen Pendukung (Maksimal 50%)<\/h5>\n<p><strong>Berisi:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Mata pelajaran pendukung<\/li>\n<li>Prestasi akademik\/non-akademik<\/li>\n<li>Portofolio (untuk Seni &amp; Olahraga)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Termasuk nilai TKA, jika dipilih oleh PTN<\/p>\n<p>Di komponen inilah TKA berperan sebagai alat validasi nilai rapor. PTN dapat menjadikan TKA sebagai pembeda antara siswa dengan rapor serupa, atau pertimbangan tambahan untuk menilai kesesuaian kemampuan akademik dengan program studi yang dituju.<\/p>\n<p>Setiap PTN berhak menetapkan bobotnya sendiri sesuai kebutuhan program studi. Meskipun demikian, nilai TKA tidak menggantikan rapor sepenuhnya, melainkan memperkuat bukti kemampuan akademik siswa.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block; text-align: center;\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"2854065527\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Bagaimana Sistem Penskoran TKA untuk SNBP 2026?<\/h3>\n<h4>Penilaian TKA dilakukan secara digital dan terstandarisasi melalui sistem komputer. Prosesnya meliputi:<\/h4>\n<h5>1. Analisis Jawaban Otomatis<\/h5>\n<p>Setelah tes selesai, sistem langsung mencocokkan jawaban peserta dengan kunci yang benar pada semua mata uji.<\/p>\n<h5>2. Penilaian Per Mata Uji<\/h5>\n<p>Skor dihitung berdasarkan masing-masing mata pelajaran wajib maupun pilihan. Umumnya, metode Item Response Theory (IRT) atau pembobotan serupa digunakan untuk menjaga keadilan meskipun tingkat kesulitan soal tiap peserta berbeda.<\/p>\n<h5>3. Penggabungan Nilai<\/h5>\n<p>Skor dari seluruh mata uji diolah menjadi satu nilai akhir pada rentang 0\u2013100, lengkap dengan pembulatan hingga dua angka di belakang koma. Nilai ini kemudian digunakan PTN sebagai dasar dalam seleksi SNBP.<\/p>\n<h3>Komponen Nilai yang Menentukan Kelulusan SNBP 2026<\/h3>\n<h4>Meskipun TKA sangat membantu meningkatkan peluang lolos, SNBP tetap menggunakan berbagai aspek penilaian:<\/h4>\n<h5>1. Nilai Rapor<\/h5>\n<p>Menunjukkan pencapaian akademis dalam jangka panjang.<\/p>\n<h5>2. Nilai Mata Pelajaran Pendukung<\/h5>\n<p>Relevan dengan jurusan yang dituju, misalnya Fisika atau Kimia untuk Teknik.<\/p>\n<h5>3. Portofolio<\/h5>\n<p>Wajib untuk Seni dan Olahraga.<\/p>\n<h5>4. Prestasi Non-Akademik<\/h5>\n<p>Sertifikat, kejuaraan, atau kegiatan pendukung lainnya.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- fahum-info-1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"4535383672\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Strategi Memaksimalkan Nilai TKA<\/h3>\n<h4>TKA terbagi menjadi dua kategori penting:<\/h4>\n<h5>1. Mata Uji Wajib<\/h5>\n<ul>\n<li>Matematika<\/li>\n<li>Bahasa Indonesia<\/li>\n<li>Bahasa Inggris<\/li>\n<\/ul>\n<p>Ini menjadi dasar penilaian kemampuan umum siswa.<\/p>\n<h5>2. 22 Mata Uji Pilihan<\/h5>\n<p><strong>Siswa harus memilih mata uji yang sesuai dengan program studi yang akan dituju. Contoh:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Fisika &amp; Kimia \u2192 Teknik<\/li>\n<li>Ekonomi dan Sosiologi \u2192 Ekonomi\/Bisnis<\/li>\n<li>Biologi dan Kimia \u2192 Kedokteran<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemilihan mata uji yang tepat dapat memberikan nilai tambah karena menunjukkan kesiapan akademik sesuai jurusan.<\/p>\n<p>Pada akhirnya, peluang lolos SNBP 2026 ditentukan oleh kombinasi seluruh aspek: nilai rapor stabil, mata pelajaran pendukung relevan, portofolio kuat, serta skor TKA yang tinggi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagaimana Cara Menghitung Skor TKA agar Lolos SNBP 2026? Ini Penjelasan Lengkapnya Tes Kemampuan Akademik (TKA) kini menjadi komponen baru dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 yang diadakan Kemendiktisaintek. Kehadiran TKA membuat jalur SNBP tidak hanya bersandar pada nilai rapor, prestasi akademik, atau non-akademik saja, tetapi juga menilai kemampuan akademis melalui tes yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":43090,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[26651,4453,34],"tags":[42788,42786,42789,42784,42787,42785],"class_list":["post-43087","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-info","category-pendidikan","tag-aturan-tka-kemendikdasmen","tag-bobot-nilai-tka","tag-cara-lolos-snbp-2026","tag-cara-menghitung-skor-tka-snbp","tag-penilaian-snbp-terbaru","tag-tka-snbp-2026"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43087","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43087"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43087\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43091,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43087\/revisions\/43091"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43090"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43087"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43087"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43087"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}