{"id":36071,"date":"2025-11-01T13:35:00","date_gmt":"2025-11-01T06:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/?p=36071"},"modified":"2025-11-01T13:06:25","modified_gmt":"2025-11-01T06:06:25","slug":"tarif-listrik-pln-november-2025-resmi-tak-berubah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/tarif-listrik-pln-november-2025-resmi-tak-berubah\/","title":{"rendered":"Tarif Listrik PLN November 2025 Resmi Tak Berubah"},"content":{"rendered":"<h3>Stabil hingga Akhir Tahun<\/h3>\n<p>Pelanggan PLN bisa bernapas lega. Pemerintah memastikan tidak ada penyesuaian tarif listrik per 1 November 2025.<\/p>\n<p>Kabar ini dikonfirmasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menegaskan bahwa tarif tenaga listrik untuk 13 golongan pelanggan non-subsidi tetap sama seperti periode Oktober 2025.<\/p>\n<p>Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi menjelang akhir tahun, di tengah fluktuasi harga energi global yang masih tinggi.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- fahum-info-3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9986154933\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Penyesuaian Tarif Berlaku Tiap Tiga Bulan<\/h3>\n<p>Sesuai ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 jo Permen ESDM Nomor 8 Tahun 2023, PLN hanya melakukan evaluasi tarif setiap tiga bulan sekali (triwulan).<\/p>\n<p>Artinya, harga listrik tidak berubah sepanjang Oktober hingga Desember 2025, kecuali terjadi lonjakan pada faktor ekonomi makro seperti kurs rupiah, harga minyak mentah Indonesia (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA).<\/p>\n<p>\u201cTarif listrik bersifat triwulanan, bukan bulanan. Sehingga untuk kuartal IV 2025 tidak ada perubahan,\u201d jelas pejabat ESDM dalam keterangan tertulis, Jumat (31\/10\/2025).<\/p>\n<h3>Subsidi Masih Mengalir untuk Warga Kecil<\/h3>\n<p>Tak hanya pelanggan non-subsidi, pemerintah juga menegaskan bahwa 24 golongan pelanggan bersubsidi tetap menikmati subsidi listrik penuh.<\/p>\n<p>Mereka termasuk kelompok rumah tangga miskin, pelanggan sosial, industri kecil, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).<\/p>\n<p>Langkah ini disebut sebagai benteng sosial ekonomi agar kelompok rentan tetap bisa menikmati listrik dengan harga terjangkau.<\/p>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block; text-align: center;\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"2854065527\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<p>\u201cSubsidi listrik tetap dijaga, karena listrik adalah kebutuhan dasar yang harus diakses semua kalangan,\u201d ujar pejabat PLN Regional Jawa\u2013Bali.<\/p>\n<h3>Rincian Tarif Listrik Non-Subsidi November 2025<\/h3>\n<h4>Berikut tarif resmi per kilowatt hour (kWh) yang berlaku mulai 1 November hingga 31 Desember 2025:<\/h4>\n<ul>\n<li>R-1\/TR 900 VA \u2013 Rp 1.352,00 per kWh<\/li>\n<li>R-1\/TR 1.300 VA \u2013 Rp 1.444,70 per kWh<\/li>\n<li>R-1\/TR 2.200 VA \u2013 Rp 1.444,70 per kWh<\/li>\n<li>R-2\/TR 3.500\u20135.500 VA \u2013 Rp 1.699,53 per kWh<\/li>\n<li>R-3\/TR 6.600 VA ke atas \u2013 Rp 1.699,53 per kWh<\/li>\n<li>B-2\/TR 6.600\u2013200.000 VA \u2013 Rp 1.444,70 per kWh<\/li>\n<li>B-3\/TM di atas 200 kVA \u2013 Rp 1.114,74 per kWh<\/li>\n<li>I-3\/TM di atas 200 kVA \u2013 Rp 1.114,74 per kWh<\/li>\n<li>I-4\/TT 30.000 kVA ke atas \u2013 Rp 996,74 per kWh<\/li>\n<li>P-1\/TR 6.600\u2013200.000 VA \u2013 Rp 1.699,53 per kWh<\/li>\n<li>P-2\/TM di atas 200 kVA \u2013 Rp 1.522,88 per kWh<\/li>\n<li>P-3\/TR (Penerangan Jalan Umum) \u2013 Rp 1.699,53 per kWh<\/li>\n<li>L\/TR, TM, TT (Lain-lain) \u2013 Rp 1.644,52 per kWh<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Harga Stabil, Kepastian Terjaga<\/h3>\n<p>Kementerian ESDM menyebutkan, kebijakan tarif triwulanan memberikan kepastian bagi dunia usaha dan rumah tangga dalam merencanakan pengeluaran energi.<\/p>\n<p>Selain itu, stabilnya tarif juga membantu PLN menjaga arus kas operasional di tengah beban subsidi dan fluktuasi harga energi internasional.<\/p>\n<p>\u201cDengan menjaga stabilitas tarif, kami berupaya menciptakan kepastian ekonomi bagi masyarakat dan pelaku industri,\u201d terang perwakilan PLN<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- fahum-info-1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"4535383672\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Prediksi Kenaikan di Awal 2026?<\/h3>\n<p>Meski belum ada keputusan resmi, pemerintah membuka peluang penyesuaian tarif pada Januari 2026 jika parameter ekonomi makro berubah signifikan.<\/p>\n<p>Namun, pemerintah menegaskan tidak akan menaikkan tarif secara mendadak tanpa mekanisme evaluasi dan komunikasi publik yang jelas.<\/p>\n<p>\u201cTransparansi tetap menjadi prinsip utama dalam setiap perubahan tarif listrik,\u201d tutur pejabat ESDM.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Stabil hingga Akhir Tahun Pelanggan PLN bisa bernapas lega. Pemerintah memastikan tidak ada penyesuaian tarif listrik per 1 November 2025. Kabar ini dikonfirmasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menegaskan bahwa tarif tenaga listrik untuk 13 golongan pelanggan non-subsidi tetap sama seperti periode Oktober 2025. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menjaga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":36074,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[26651,4453],"tags":[38682,38681,38683,37161,38684,38680,38685],"class_list":["post-36071","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-info","tag-esdm","tag-harga-listrik-november","tag-pelanggan-non-subsidi","tag-pln-2025","tag-subsidi-umkm","tag-tarif-listrik-pln","tag-tarif-pln-tetap"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36071","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36071"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36071\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36075,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36071\/revisions\/36075"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36074"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36071"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36071"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36071"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}