{"id":32482,"date":"2025-10-17T21:00:52","date_gmt":"2025-10-17T14:00:52","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/?p=32482"},"modified":"2025-10-18T10:00:10","modified_gmt":"2025-10-18T03:00:10","slug":"kriteria-penerima-blt-2025-siapa-saja-yang-berhak-menerima-bantuan-tunai-dari-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/kriteria-penerima-blt-2025-siapa-saja-yang-berhak-menerima-bantuan-tunai-dari-pemerintah\/","title":{"rendered":"Kriteria Penerima BLT 2025: Siapa Saja yang Berhak Menerima Bantuan Tunai dari Pemerintah?"},"content":{"rendered":"<h2>Kriteria Penerima BLT 2025: Siapa Saja yang Berhak Menerima Bantuan Tunai dari Pemerintah?<\/h2>\n<p>Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) kembali digulirkan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi. Dengan anggaran mencapai Rp30 triliun, BLT tahun 2025 ini ditargetkan menyentuh lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.<\/p>\n<p>Namun, tidak semua warga bisa mendapatkan bantuan ini. Pemerintah sudah menetapkan kriteria penerima BLT 2025 berdasarkan hasil pendataan sosial ekonomi nasional. Lalu, siapa saja yang berhak menerima?<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3>Masuk dalam Data Sosial Ekonomi (Desil 1\u20134)<\/h3>\n<p>Penerima BLT diprioritaskan untuk masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga 4, yaitu lapisan masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah bawah.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Desil 1 dan 2 merupakan rumah tangga miskin dan sangat miskin.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Desil 3 dan 4 mencakup keluarga rentan yang penghasilannya di atas garis kemiskinan, tetapi masih tergolong tidak stabil.<\/h4>\n<p>Kriteria ini ditetapkan berdasarkan data sosial ekonomi nasional (Sosial Ekonomi Census) yang dikelola oleh pemerintah. Data tersebut menjadi acuan agar bantuan tidak salah sasaran.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"3386561724\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<li>\n<h3>Terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM)<\/h3>\n<p>Hanya mereka yang sudah terdaftar sebagai KPM yang bisa menerima BLT. Data KPM diambil dari hasil pemutakhiran oleh Kementerian Sosial (Kemensos) melalui sistem DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional). Masyarakat yang merasa memenuhi kriteria tetapi belum terdaftar dapat melapor ke desa atau kelurahan untuk melakukan validasi dan pengajuan data baru.<\/li>\n<li>\n<h3>Tidak Sedang Menerima Bantuan Ganda<\/h3>\n<p>Pemerintah juga memastikan agar penerima BLT tidak menerima bantuan lain secara bersamaan, seperti PKH (Program Keluarga Harapan) atau BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), kecuali sudah diatur melalui kebijakan lintas program. Tujuannya agar bantuan bisa menyebar merata dan tidak terpusat pada kelompok tertentu.<\/li>\n<li>\n<h3>Berpenghasilan Rendah dan Terdampak Ekonomi<\/h3>\n<p>Calon penerima BLT adalah masyarakat yang mengalami tekanan ekonomi, baik karena inflasi, naiknya harga bahan pokok, maupun kehilangan mata pencaharian. BLT ditujukan untuk membantu mereka memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, kesehatan, dan pendidikan anak.<\/li>\n<li>\n<h3>Memiliki Identitas dan Rekening Aktif<\/h3>\n<p>Untuk menerima BLT, penerima wajib memiliki KTP, Kartu Keluarga (KK), dan rekening aktif di bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, atau BTN). Bagi yang tidak memiliki rekening, pencairan dilakukan melalui PT Pos Indonesia.<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"9732478221\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\nBLT 2025 difokuskan bagi masyarakat miskin dan rentan yang masuk dalam desil 1\u20134, terdaftar di DTSEN, serta memenuhi kriteria ekonomi dan administrasi. Dengan memperluas jangkauan hingga 35 juta KPM, pemerintah berharap program ini mampu menjadi penopang daya beli rakyat kecil di tengah situasi ekonomi yang belum stabil.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kriteria Penerima BLT 2025: Siapa Saja yang Berhak Menerima Bantuan Tunai dari Pemerintah? Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) kembali digulirkan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi. Dengan anggaran mencapai Rp30 triliun, BLT tahun 2025 ini ditargetkan menyentuh lebih dari 35 juta keluarga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":32485,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[26651,32489],"tags":[887,22482,2968,3540,35171,36740,35189,36738,36736,5215,902,10835],"class_list":["post-32482","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-cek-bansos","tag-bansos-2025","tag-bantuan-tunai-langsung","tag-bantuan-tunai-pemerintah","tag-blt-2025","tag-blt-oktober-2025","tag-desil-1-4","tag-dtsen","tag-ekonomi-rakyat","tag-himbara","tag-kemensos","tag-kpm","tag-kriteria-penerima-blt"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32482","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32482"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32482\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32552,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32482\/revisions\/32552"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32485"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32482"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32482"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.umsu.ac.id\/aktual\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32482"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}